hipnosis


Membaca sebuah artikel di sebuah harian nasional hari ini, judulnya ” Cara Alternatif Atasi Masalah Kesehatan” saya menjadi tertegun dan terkesima. Jujur saya pencinta acara “The Master” yang disiarkan oleh salah satu stasiun TV. Dalam acara ini kita dapat melihat penampilan para kandidat The Master yang mempertontonkan keahlian sulap, hipnosis, mentalist dan sekaligus entertainment. Nah kembali ke koran yang saya baca itu, diceritakan bahwa Romy Rafael bertandang ke kediaman Ibu Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. Dalam kunjungannya ini Romy menceritakan bagaimana pengobatan alternatif seperti Hipnosis mampu menjadi salah satu alternatif penyembuhan penyakit seperti : gangguan kecemasan, ketakutan, susah tidur dan obesitas.

Sebagai orang yang hingga saat ini masih mengalami kesulitan untuk tidur teratur, karena seringnya saya begadang hingga menjelang pagi … (hehehe) … tentunya sangat menarik untuk dipelajari lebih dalam. Saya pernah mencoba menggunakan cara medis dengan minum obat supaya cepat tidur, tapi ternyata tidak begitu efektif . Bahkan kini saya berhenti menggunakan obat tidur itu, karena beberapa teman dekat menyatakan bahwa efek penggunaan obat ini dalam jangka waktu yang lama akan berbahaya untuk kesehatan saya nantinya.

Proses Hipnosis dilakukan oleh hipnotis (hipnoterapis), sang hipnotis berupaya menanamkan sugesti positif pada jiwa bawah sadar (alpha state) manusia. Untuk membangkitkan jiwa bawah sadar, pasien harus memasuki fase relaksasi (mengistirahatkan jiwa sadarnya). Dalam kondisi ini, rekaman bawah sadar seperti gangguan kesehatan yang kita rasakan akan diketahui. Rekaman bawah sadar yang salah dan keliru akan diperbaharui melalui pemberian sugesti positif dari sang hipnoterapis.

Tentunya sugesti ini harus dilakukan secara terus-menerus sehingga mencapai keadaan dimana rekaman bawah sadar yang keliru itu menghilang dan digantikan oleh sugesti yang positif.

Sukses tau tidaknya sugesti positif ini, bergantung sekali pada masing-masing pasien. Tergantung berat dan ringannya penyakit dan kemauan untuk segera sembuh dari diri pasien itu sendiri. Dalam hipnosis harus ada kerjasama yang baik antara yang di hipnosis dengan yang menghipnosis. Keinginan untuk berobat dan sembuh, harus datang dari inisiatif si pasien itu sendiri.

Hari ini di Jakarta, tidaklah begitu sukar untuk mencari Rumah Sakit Di Jakarta yang melayani pengobatan dengan cara hipnosis ini. Wah, tapi nggak dijelaskan dimanakah Rumah Sakit yang dimaksudkan ini ?

Kalau ada, ingin segera rasanya menjadi manusia normal kembali. Yang dapat tidur sebelum dicemberuti istri tersayang.


Membaca sebuah artikel di sebuah harian nasional hari ini, judulnya ” Cara Alternatif Atasi Masalah Kesehatan” saya menjadi tertegun dan terkesima. Jujur saya pencinta acara “The Master” yang disiarkan oleh salah satu stasiun TV. Dalam acara ini kita dapat melihat penampilan para kandidat The Master yang mempertontonkan keahlian sulap, hipnosis, mentalist dan sekaligus entertainment. Nah kembali ke koran yang saya baca itu, diceritakan bahwa Romy Rafael bertandang ke kediaman Ibu Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. Dalam kunjungannya ini Romy menceritakan bagaimana pengobatan alternatif seperti Hipnosis mampu menjadi salah satu alternatif penyembuhan penyakit seperti : gangguan kecemasan, ketakutan, susah tidur dan obesitas.

Sebagai orang yang hingga saat ini masih mengalami kesulitan untuk tidur teratur, karena seringnya saya begadang hingga menjelang pagi … (hehehe) … tentunya sangat menarik untuk dipelajari lebih dalam. Saya pernah mencoba menggunakan cara medis dengan minum obat supaya cepat tidur, tapi ternyata tidak begitu efektif . Bahkan kini saya berhenti menggunakan obat tidur itu, karena beberapa teman dekat menyatakan bahwa efek penggunaan obat ini dalam jangka waktu yang lama akan berbahaya untuk kesehatan saya nantinya.

Proses Hipnosis dilakukan oleh hipnotis (hipnoterapis), sang hipnotis berupaya menanamkan sugesti positif pada jiwa bawah sadar (alpha state) manusia. Untuk membangkitkan jiwa bawah sadar, pasien harus memasuki fase relaksasi (mengistirahatkan jiwa sadarnya). Dalam kondisi ini, rekaman bawah sadar seperti gangguan kesehatan yang kita rasakan akan diketahui. Rekaman bawah sadar yang salah dan keliru akan diperbaharui melalui pemberian sugesti positif dari sang hipnoterapis.

Tentunya sugesti ini harus dilakukan secara terus-menerus sehingga mencapai keadaan dimana rekaman bawah sadar yang keliru itu menghilang dan digantikan oleh sugesti yang positif.

Sukses tau tidaknya sugesti positif ini, bergantung sekali pada masing-masing pasien. Tergantung berat dan ringannya penyakit dan kemauan untuk segera sembuh dari diri pasien itu sendiri. Dalam hipnosis harus ada kerjasama yang baik antara yang di hipnosis dengan yang menghipnosis. Keinginan untuk berobat dan sembuh, harus datang dari inisiatif si pasien itu sendiri.

Hari ini di Jakarta, tidaklah begitu sukar untuk mencari Rumah Sakit Di Jakarta yang melayani pengobatan dengan cara hipnosis ini. Wah, tapi nggak dijelaskan dimanakah Rumah Sakit yang dimaksudkan ini ?

Kalau ada, ingin segera rasanya menjadi manusia normal kembali. Yang dapat tidur sebelum dicemberuti istri tersayang.